IGTV.VISION – Bantul – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bantul. Seorang pejalan kaki lanjut usia (lansia) dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak sepeda motor di Jalan Yogya-Wates, tepatnya di Dusun Bandut Lor, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta., Rabu (24/6/2026) pagi sekitar pukul 05.10 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox AB-2876-WR yang dikendarai oleh AF (20), seorang pelajar warga Danurejan, Kota Yogyakarta, dengan ST. Siti Wuryanti (73) seorang pejalan kaki warga Perum Pelita Sedayu.
Dibenarkan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, bahwa insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Peristiwa itu, kata Rita, terjadi saat kondisi jalanan masih relatif sepi di pagi hari.
“Benar, kami telah menerima laporan terkait kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia yang terjadi di wilayah Sedayu pagi tadi. Kecelakaan ini melibatkan seorang pengendara sepeda motor yang berstatus pelajar dan seorang pejalan kaki yang merupakan warga setempat,” kata Iptu Rita Hidayanto saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).
Kronologi Kejadian
Iptu Rita memaparkan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai oleh AF (20) melaju dari arah Timur menuju ke Barat dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul korban yang hendak menyeberang jalan dari arah Utara menuju ke Selatan.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi di lapangan, kecelakaan lalu lintas ini bermula ketika pengendara motor melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, ada pejalan kaki yang sedang menyeberang dari arah utara ke selatan,” ujar Rita.
Oleh karena jarak yang sudah terlanjur dekat, pengendara sepeda motor tersebut diduga terkejut dan tidak sempat melakukan pengereman. Akibatnya, benturan keras pun tidak dapat dihindarkan.
“Karena jarak antara sepeda motor dan pejalan kaki sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor Yamaha Aerox tersebut tidak bisa menghindar lagi. Seketika itu juga langsung terjadi kecelakaan lalu lintas yang cukup fatal di lokasi tersebut,” tuturnya.
Korban Meninggal di Tempat
Akibat hantaman keras tersebut, korban ST. Siti Wuryanti (73) mengalami luka robek dan cedera kepala berat yang sangat fatal.
Berdasarkan pemeriksaan medis di lokasi, lansia tersebut dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.
“Akibat dari benturan yang sangat keras, korban pejalan kaki mengalami cedera kepala berat dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah dievakuasi oleh warga dan petugas, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul,” terang Rita.
Sementara itu, pengendara motor berinisial AF (20) juga mengalami luka-luka yang cukup serius akibat terjatuh dari kendaraannya.
Pelajar tersebut mengalami cedera kepala ringan, luka sobek pada pipi kanan, dua gigi patah, memar sobek pada bibir atas, serta luka lecet di kedua tangan dan kakinya.
“Pengendara langsung dilarikan ke Sedayu General Hospital guna mendapatkan perawatan dan pengobatan lebih lanjut,” ungkap Rita.
Diduga Kurang Konsentrasi
Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material. Sepeda motor Yamaha Aerox milik pelaku mengalami kerusakan pecah dan hancur pada bodi depan samping kanan serta setang dengan taksiran kerugian mencapai Rp 300.000.
“Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh kurang hati-hatinya serta kurangnya konsentrasi dari pengendara sepeda motor pada saat berkendara di jalan raya,” tegas Rita.
Menutup keterangannya, Rita mengimbau, kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan fokus saat berkendara, terutama di titik-titik rawan penyeberangan jalan demi mencegah terulangnya kejadian serupa.
Pihak Polsek Sedayu pun telah mengamankan barang bukti dan melakukan olah TKP untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Tan)








