IGTV.VISION – POLRES Bantul, Polda DIY meminta masyarakat menghubungi nomor hotline 110 apabila merasa ada anggota keluarganya yang hilang.
Hal tersebut menyusul ditemukannya dua mayat tanpa identitas di sungai Bedog Dusun Mangir, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul Senin siang.
“Kami menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar melaporkan ke Kepolisian terdekat atau dapat menghubungi Polres Bantul melalui hotline 110 atau 087875202024 untuk dapat difasilitasi pencocokan DNA nya,” ujar Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto kepada wartawan, Senin (11/05/2026).
Rita mengungkapkan, hingga saat ini dua mayat tersebut belum diketahui identitasnya, sedang mayat serta tulang belulangnya masih berada di RS Bhayangkara Polda DIY.
“Mayat Mr/Mrs X belum dapat dideteksi jenis kelaminnya,” ucapnya.
Sebelumnya, seorang pemancing bernama Endri Widaitmoko (21) warga Mangir, Sendangsari, Pajangan melihat mayat di aliran kali Bedog.
“Sekitar pukul 11.30 WIB ia melihat ada sebuah celana berwarna gelap berada di kumpulan sampah. Setelah didekati ternyata adalah mayat,” terang Rita.
Tak selang lama, ia pulang memberitahukan hal itu ke warga lainnya. Kemudian mereka memberitahu ke Kepala Dukuh Mangir Tengah.
“Lalu pak Dukuh itu memberitahu Bhabinkamtibmas Sendangsari,” tambahnya.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Pajangan dan tim Inafis Polres Bantul. Polisi kemudian melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
“Saat proses identifikasi sekitar 3 meter ditemukan tengkorak manusia yang sudah berlumut,” tambah Rita.
Dari hasil pemeriksaan tim Puskesmas Pajangan menyatakan, mayat pertama diperkirakan sudah meninggal 2-3 Minggu yang lalu. Kondisi mayat sudah membusuk, menjadi tulang belulang dan hanya menyisakan sedikit daging di bagian punggung atas dan telapak kaki.
“Tulang tangan kiri sudah tidak ada. Korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut,” ungkap Rita.
Rita menambahkan, untuk kondisi mayat kedua yakni tengkorak tanpa badan diperkirakan sudah meninggal berbulan-bulan dikarenakan saat ditemukan kondisinya sudah berlumut. Tengkorak tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut. (Tan)








