Senin, Oktober 19, 2026
Beranda Headline Krisis Air Bersih Kota Balikpapan Tuai Kecaman

Krisis Air Bersih Kota Balikpapan Tuai Kecaman

62
Foto: Wakil Sekretaris Jenderal LEKEM Kalimantan, Gusti Wahyudi.

IGTV.VISION – LEMBAGA Kerukunan Masyarakat (LEKEM) Kalimantan mengecam krisis air bersih yang terus menjerat warga Kota Balikpapan. Sebagai kota metropolitan sekaligus gerbang utama penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), kondisi ironis ini dinilai sebagai bukti nyata kegagalan kepemimpinan daerah.

Temuan miris tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal LEKEM Kalimantan, Gusti Wahyudi, usai melakukan kunjungan kerja ke kantor cabang LEKEM Kalimantan di Balikpapan baru-baru ini.

Baca Juga  Sikap Dewan Pers Terkait Pencabutan ID Card Istana Reporter CNN Indonesia

“Kemarin saya turun langsung ke Balikpapan. Sangat ironis! Kota besar yang digadang-gadang menjadi etalase modern penyangga IKN di Kalimantan Timur ini justru kesulitan air bersih, kebutuhan paling mendasar rakyatnya,” ujar Gusti Wahyudi Minggu 18 Oktober 2026

Gusti membeberkan penderitaan warga Balikpapan yang terpaksa merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan air bersih dari para pedagang eceran. Layanan air minum milik daerah (PDAM) dinilai jauh dari kata layak dan sangat mengecewakan.

Baca Juga  Dua Menteri: BUMN & Perhubungan, Pastikan Harga Transportasi Tidak Naik

“Masyarakat harus membeli air bersih sendiri untuk bertahan hidup. Kalaupun air PDAM mengalir, kucurannya sangat kecil, bahkan lebih sering mati. Ini kota modern atau bukan?,” serunya.

Atas kondisi memprihatinkan yang tak kunjung usai ini, petinggi LEKEM Kalimantan tersebut menuding Wali Kota Balikpapan hanya menebar janji palsu tanpa ada eksekusi nyata di lapangan.

Baca Juga  Polda DIY Buka Suara Terkait Kasus Shinta Komala

“Janji-janji manis Wali Kota Balikpapan selama ini ternyata cuma tong kosong nyaring bunyinya! Mana bentuk tanggung jawab moral dan politik seorang pimpinan terhadap masyarakat yang telah memilihnya?,” pungkas Gusti. (Tan)