Sabtu, Oktober 31, 2026
Beranda REGIONAL DIY Pasca Unjuk Rasa Suasana Malioboro Kembali Normal

Pasca Unjuk Rasa Suasana Malioboro Kembali Normal

99

IGTV.VISION – KEPOLISIAN Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memastikan situasi di kawasan Malioboro, Gedung DPRD DIY, serta wilayah Yogyakarta secara umum kembalii normal pasca aksi unjuk rasa berakhir ricuh yang berlangsung hingga Rabu malam.

“Pada hari ini telah sepenuhnya kondusif, aman, dan beraktivitas normal seperti biasa,” ujar Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan Kamis 29 Oktober 2026.

Ihsan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Yogyakarta, pelaku usaha, serta para wisatawan yang tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh dinamika gesekan yang sempat terjadi pada Rabu malam kemarin.

“Kami pastikan hari ini seluruh aktivitas pariwisata di Malioboro, roda ekonomi masyarakat, serta mobilitas warga di Daerah Istimewa Yogyakarta berjalan dengan normal, aman, dan nyaman. Personel Polri tetap bersiaga melakukan pelayanan publik untuk menjamin rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Ihsan di Mapolda DIY.

Baca Juga  Pertamina Retail dukung Program Serambi MyPertamina di 6 Titik Rest Area Jalur Tol

Polda DIY juga memberikan apresiasi pada mahasiswa, akademisi, dan elemen pemuda yang sejak pagi hingga sore hari kemarin telah menyampaikan aspirasi Hari Sumpah Pemuda dengan damai dan tertib.

“Hal ini menunjukkan kualitas rekan-rekan mahasiswa sebagai kaum intelektual Jogja,” ungkapnya.

Polda DIY menegaskan bahwa riak gesekan yang terjadi pada malam harinya murni dipicu oleh ulah oknum-oknum penyusup yang tidak bertanggung jawab, yang mencoba menodai kedamaian yang telah dibangun dengan tertib oleh rekan-rekan mahasiswa.

“Oknum-oknum inilah yang memprovokasi serta melakukan tindakan anarkis berupa pelemparan benda keras, petasan, kembang api serta material berbahaya lainnya ke arah petugas pengamanan di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Perluas akses Pasar 32 UMKM Melalui Pertamina SMEXPO Cirebon 2026

Ihsan menegaskan, bahwa dalam gesekan yang terjadi semalam sama sekali tidak ada korban jiwa. Meski terdapat beberapa personel petugas pelayanan yang mengalami luka-luka akibat terkena lemparan material berbahaya tersebut dan saat ini sedang mendapatkan penanganan medis secara intensif.

“Namun situasi secara keseluruhan dapat diantisipasi dengan baik,” urainya.

Polda DIY juga memastikan bahwa informasi liar di media sosial yang menyebutkan adanya korban meninggal dunia adalah berita bohong atau hoaks.

Terkait beberapa oknum yang sempat diamankan di lokasi kejadian, Kabidhumas menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan langkah tegas terukur demi mengendalikan situasi kamtibmas serta melindungi keselamatan publik.

“Saat ini, para oknum yang diamankan masih dalam proses pendalaman serta pemeriksaan intensif oleh Ditreskrimum Polda DIY. Salah satu oknum yang diamankan terbukti tertangkap tangan kedapatan membawa senjata tajam di lokasi aksi.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale untuk Pionir Transformasi Hijau Melalui HVO

Polda DIY berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional dan prosedural terhadap siapa saja yang secara meyakinkan terbukti melakukan tindakan anarkis dan pelanggaran hukum.

Kombes Ihsan mengimbau masyarakat untuk bijaksana dalam menyikapi informasi di media sosial dan tidak menyebarkan video-video lama atau narasi hoaks yang dapat memicu keresahan publik.

“Mari bersama-sama kita jaga marwah Yogyakarta yang istimewa ini dengan kebersamaan, kesantunan, dan komitmen menjaga kedamaian kota tercinta,” tutup Ihsan.

Diketahui, dalam aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda di gedung DPRD DIY tadi malam berlangsung ricuh.

Bahkan, kelompok pendemo juga sempat terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di kawasan Malioboro. (Tan)