IGTV.VISION – POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta meminta media turut serta menjaga kenyamanan dan ketentraman dalam pemberitaan yang ada di Yogyakarta.
Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda DIY, saat memberi sambutan dalam acara “Jaga Jogja Sesarengan”, Selasa 8 Juni 2026.
Menurut Ihsan, bekalangan ini perkembangan media sosial atau medos sangat luar biasa. Bahkan, informasi yang didapatkan media sosial begitu cepat. Tak jarang, media sosial kurang akurat dalam penyampaian informasinya.
“Maka dari itu, media harus menjadi penyeimbang dan menyampaikan kebenaran sesuai fakta. Media harus turut serta menciptakan pemberitaan yang nyaman dan tentram bagi masyarakat. Mari kita jaga Jogja sesarengan (mari jaga Jogja bersama-sama),” terangnya.
Dijelaskan Ihsan, Yogyakarta selama ini dikenal sebagai kota pelajar dan kota wisata.
“Kalau di Yogya pemberitaan bombastis maka orangtua dari luar Yogya yang menyekolahkan anak-anaknya di sini akan cemas. Jangan sampai orang yang mau berwisata ke Yogya juga membatalkan kedatanganya hanya karena pemberitaan,” ucap Ihsan.
Di tempat yang sama, pakar digital branding Ipan Pranashakti Khudi Iswara Pragolapati mengungkapkan, media daerah bisa ditingkatkan menjadi daya saing media nasional dengan memanfaatkan
Search Engine Optimization (SEO), GEO Generative Engine Optimization (GEO) dan Artificial intelligence (AI).
“Dampaknya media lokal bisa menuju nasional dengan kemandirian dan minimalis. Meningkatkan keterbaacaan media online daerah dikancah nasional serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan di Yogyakarta,” ucapnya. (Tan)








