Rumah di Sleman Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

143

SEBUAH rumah berukuran sekitar 50 meter persegi di Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta ludes terbakar pada Sabtu sore.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam perisriwa ini namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Polresta Sleman menerima laporan dari masyarakat terkait peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di wilayah Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB,” ujar Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun.

Menurutnya, rumah yang terbakar diketahui milik DVS (39), warga Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Berdasarkan keterangan awal kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.45 WIB setelah saksi mendengar suara percikan yang diduga berasal dari kembang api yang tersimpan di dalam garasi rumah korban.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Melalui IT Pontianak Perkuat Distribusi BBM di Kalbar

“Sejumlah saksi di lokasi, yakni DKD (40), RP (45), dan JP (60), segera mendatangi sumber api dan bersama warga berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Unsur Damkar turut diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB,” terangnya.

Ia mengungkapkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Identifikasi Polresta Sleman, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di bagian belakang rumah, tepatnya di area yang terdapat sejumlah peralatan elektronik seperti kulkas, magicom, dan kipas angin.

Baca Juga  Kaya Rangkap Jabatan, Miskin Rangkap Derita

“Api kemudian membesar dan merembet ke bagian depan rumah hingga membakar sejumlah kembang api sisa dagangan yang disimpan di garasi,” ungkap Salamun.

Salamun melanjutkan, adapun kembang api yang terbakar terdiri dari beberapa jenis, antara lain kembang api kawat, air mancur, gangsing, serta bola tembak. Percikan dari kembang api tersebut sempat menimbulkan letupan ke arah atas sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

“Akibat kejadian tersebut, bangunan rumah seluas kurang lebih 50 meter persegi hangus terbakar. Selain itu, dua unit sepeda motor, satu unit mesin jahit, dua unit kulkas, serta sekitar 30 ekor burung peliharaan (dagangan) turut terdampak. Kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta,” ujarnya.

Baca Juga  Mampu Tingkatkan Kualitas UMKM, Program Pembinaan Pertamina Raih Penghargaan dari Markplus

Salamun mengaku, korban sehari-hari diketahui berprofesi sebagai pedagang pakan burung dan ternak, serta berjualan kembang api musiman di wilayah Pasar Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

“Tidak terdapat korban jiwa. Saat ini lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan dan penanganan lebih lanjut,” demikian Salamun. (Tan)