Dugaan Penculikan Anak Terjadi di Sleman

129
Foto: Polisi mendatangi lokasi dugaan percobaan penculikan anak di Maguwo, Depok, Sleman

DUGAAN penculikan anak terjadi di Kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa 10 Maret di area Masjid Nurul Fallah, Dusun Bedreg, Sembego, Maguwoharjo, Depok.

“Polresta Sleman melalui personel piket fungsi Polsek Depok Timur melakukan pengecekan informasi terkait postingan media sosial yang menyebut adanya dugaan percobaan penculikan anak di wilayah Maguwoharjo,” ujar Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun, Sabtu (14/3/2026).

Mneurut Salamun, pengecekan dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB di Masjid Nurul Fallah, Dusun Bedreg, Sembego, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Baca Juga  Percakapan Tentang Haji 2025 jadi Trending Topik X

“Petugas yang mendatangi lokasi di antaranya Aiptu Kurniawan, Aiptu Dwi Sakti, Aiptu Eko S, dan Bripka Sage,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengecekan dilakukan setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut adanya percobaan penculikan terhadap seorang anak perempuan berinisial NIR (9) di lingkungan masjid tersebut.

“Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap korban, saksi, dan orang tua korban, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB setelah salat Tarawih. Saat itu korban sedang berada di serambi Masjid Nurul Fallah karena menunggu hujan reda,” terangnya.

Baca Juga  Stok BBM Subsidi di Kabupaten Manokwari Terjaga

Korban, lanjut Salamun, kemudian dihampiri oleh seorang pria tidak dikenal yang turun dari sebuah mobil box berwarna hitam yang berhenti di jalan depan masjid.

“Orang tersebut sempat mengajak korban untuk berjalan-jalan dan menawarkan akan membelikan jajanan,” ucap Salamun.

Ia menambahkan, namun korban menolak ajakan tersebut dan memanggil seseorang yang sedang melintas di sekitar lokasi. Mengetahui ada orang lain datang, pria tersebut kemudian meninggalkan lokasi.

Baca Juga  Positif Gunakan Sabu, Kepala Desa Ditangkap Polisi

“Dalam kejadian tersebut korban tidak mengalami luka maupun tindakan kekerasan, namun sempat merasa takut,” ungkapnya.

Salamun mengurai, saat ini pihak kepolisian telah melakukan pendataan saksi-saksi, meminta keterangan korban dan orang tua korban, serta melakukan penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi guna memastikan kejadian tersebut.

“Polresta Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengawasi anak-anak di lingkungan sekitar,” pungkas Salamun. (Tan)