3 Prajurit TNI AD Terdampak Longsor Saat Evakuasi Warga Padang Panjang, Dua Hilang Kontak

154

TANAH longsor juga melanda kawasan jembatan Kembar Silaiang
Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat

Pergerakan material tanah dari tebing menyebabkan badan jalan tertimbun serta sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Pada saat proses penanganan dan evakuasi masyarakat berlangsung, longsor susulan kembali terjadi dan menimpa para petugas yang berada di lokasi.

Baca Juga  Salah Sasaran: Sepeda Motor Lewat Dilempar Kursi

“Tiga personel TNI AD yang saat itu tengah
membantu evakuasi ikut terdampak material longsor,” ujar Kapendam XX/TIB Letkol Kav Taufiq.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, dua personel Subdenpom XX/5 Padang Panjang dinyatakan hilang kontak, yakni Pelda Yudi Gusnadi
dan Prada Zeni Marpaung.

Sementara itu, lanjut Kapendam, satu personel lainnya, Serda Robi, Babinsa Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar, telah ditemukan dalam kondisi gugur dan jenazahnya telah berhasil dievakuasi.

Baca Juga  Film Dokumenter “Batang: Warisan Kebesaran Nusantara” Resmi Diluncurkan

“Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar yang kita cintai. Mari kita berdoa bersama agar bencana ini
segera berakhir,” ujar Kapendam.

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan, dan pemerintah daerah terus melanjutkan pencarian terhadap dua personel TNI yang masih hilang, serta melakukan
pembersihan material longsor untuk membuka kembali akses yang tertutup.

Baca Juga  17 Orang Tersangka Terjaring Operasi Curas Progo 2025

“Upaya dilakukan
dengan mengutamakan keselamatan personel, mengingat kondisi tanah yang masih labil,” ucapnya. *Tan