Jumat, Agustus 7, 2026
Beranda REGIONAL DIY Anak Pedagang Lolos UNY, Sewa Laptop Saat Ujian CBT Domisili

Anak Pedagang Lolos UNY, Sewa Laptop Saat Ujian CBT Domisili

56

IGTV.VISION – Muhammad Abimanyu Ramadhan, anak seorang pedagang menjadi salah satu dari ribuan mahasiswa baru yang diterima di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun akademik 2026/2027.

Putra pertama dari empat bersaudara ini diterima di UNY melalui jalur Seleksi Mandiri Computer Based Test (SM CBT Domisili).

Pria kelahiran Jakarta 6 Oktober 2007 tersebut diterima S1 Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNY pada pengumuman resmi hari Jumat tanggal 31 Juli 2026 lalu.

Perjuangan anak pertama dari sang ibunda yang bernama Espaneli ini agar lolos di UNY tidaklah mudah.

Bahkan, kegigihan dan ketekunannya dalam belajar saat akan ikut ujian Seleksi Mandiri CBT Domisili membuat orangtunya harus menyewakan sebuah laptop.

“Kan salah satu syarat untuk ikut ujian Jalur Mandiri CBT Domisili di UNY harus punya laptop. Kebetulan saya gak punya laptop. Ada juga laptopnya orangtua saya tapi dalam keadaan rusak. Jadi saya disewakan laptop agar bisa ikut ujian tersebut,” kata Abimanyu saat ditemui Rabu 5 Agustus 2026.

Baca Juga  Polda DIY Gelar Tradisi Pengambilan Air Suci dari Lereng Merapi

Abimanyu melanjutkan, berbekal laptop itulah dia akhirnya bisa ikut ujian Jalur Mandiri CBT Domisi yang diselenggarakan UNY pada Selasa tanggal 28 Juli 2026 lalu.

“Saya masih ingat sekali, ujian kan waktu dimulai sekitar pukul 07:00 Wib, jadi 30 menit sebelumnya peserta harus sudah siap-siap. Awalnya laptop sewaan itu lancar gak ada masalah. Namun, sekitar pukul 07:00 lebih laptop itu sempat blank. Saya sempat panik, akhirnya saya restart ulang beberapa kali dan alhamdulilah lancar sampai ujian selesai,” ujarnya.

Menurut Abimanyu, dari informasi yang diperoleh dari orang tuanya laptop tersebut disewa seharga Rp50 ribu.

“Pas ngambil laptop di tempat sewaan kan saya ikut. Kondisinya normal semua saat diambil. Tapi paginya saat saya pakai sebelum ujian tiba-tiba sempat blank. Tapi ya alhamdulilah lancar sampai akhir ujian. Kalau gak salah laptop itu disewa Rp 50 ribu,” kenangnya.

Baca Juga  Pelaku Pembacokan Mahasiswa di Yogya Diringkus Polisi

Tak hanya itu, perjuangannya agar bisa lolos di PTN tahun ini tidak lah mudah. Dirinya harus rajin belajar siang dan malam. Belajar tersebut diiringinya dengan ibadah.

Ketekunannya dalam belajar dan berdoa itu akhirnya berbuah manis hingga diterima di UNY.

“Saya sempat ikut tes jalur mandiri sekitar 10 kali PTN tahun 2026 ini seperti di UNDIP, UNY, UNS, UNTIDAR dan UNNES dll. Tujuh kali tidak lolos dan tiga kali alhamdulilah lolos.
Saya waktu itu diterima di UNNES dan UNTIDAR tapi gak saya ambil karena berbagai macam pertimbangan,” terangnya.

Dirinya mengaku bangga bisa menjadi bagian dari ribuan mahasiswa baru yang diterima di UNY tahun ini.

Baca Juga  Relawan Jokowi: Sikap Jokowi Sangat Menghargai Jasa Para Pemimpin

“Ya banggalah bisa masuk UNY persaingannya kan ketat,” ungkapnya.

Abimanyu yang dulunya sekolah di Sekolah Menengah Farmasi (SMF) Indonesia dan lulus tahun 2026 berjanji tidak akan menyia-nyiakan untuk menimba ilmu di UNY.

Meskipun, dirinya lebih tertarik dengan jurusan Farmasi yang telah digelutinya selama tiga tahun belajar di SMF Indonesia.

“Saya kan awalnya ikut daftar di Prodi Farmasi atau yang berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat di PTN lain tapi gak lolos. Setelah saya diskusi dengan orangtua akhirnya disarankan untuk mengambil Fisika di UNY dan alhamdulilah lolos,” pungkasnya.

Kini Abimanyu resmi mengenakan jas almamater berwarna biru kebanggan UNY. Pihak kampus sendiri telah memberikan waktu dua hari pengambilan jas almamater tersebut pada Selasa 4 sampai Rabu 5 Agustus 2026 mulai pukul 07:30-15:00 WIB dengan menerapkan sistem drive-thru. (Tan)