Dituduh Mencuri, Seorang Pria Dihajar Hingga Babak Belur

184

SERORANG pria di Kabupaten Bantul, DIY dihajar hingga babak belur lantaran dituduh mencuri sebuah topi. Akibat kejadian ini korban sempat dirawat di rumah sakit dan mendapat 10 jahitan.

“Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, Jumat 2 Januari 2026.

Rita mengungkapkan, kejadian bermula saat korban inisial MAF (47) warga Jetis, Bantul main di tempat kost temannya di Jalan Parangtritis, Minggu, 28 Desember 2025 sekira pukul 19.00 WIB.

Baca Juga  Positif Gunakan Sabu, Kepala Desa Ditangkap Polisi

“Sembari main di kost temannya itu korban nunggu penumpang grab karena ia merupakan seorang pengemudi Ojol. Pada saat korban hendak meninggalkan kost ia dituduh mencuri topi salah satu penghuni kost,” urainya.

Selanjutnya, pada Selasa 30 Desember 2025, sekira pukul 20.30 WIB korban mendapat WA dari saudara ARF alias T bahwa ada orderan untuk mengirim barang dari Mie Nyinyir yang beralamat di Nogosari, Trirenggo, Bantul.

“Setelah sampai di Mie Nyinyir korban diboncengkan motor oleh ARF ke lapangan Trirenggo. Disana korban diminta untuk mengaku telah mengambil topi tersebut,” terangnya.

Baca Juga  Sejumlah Atlet Terima Penghargaan Bupati Gunungkidul

Korban, lanjut Rita, dipukul dan dicambuk oleh dua laki-laki mengenai mata kanan, hidung, bibir, kepala bagian atas dan bagian belakang. Tak berhenti di situ, korban diinjak lehernya dan dicambuk beberapa kali menggunakan alat semacam selang karet.

“Korban dicambuk mengenai punggung dan dadanya. Korban mengalami luka-luka dan mengeluarkan darah di bagian wajah, luka memar di punggung serta dada. Selanjutnya korban berobat ke RS Nur Hidayah. Pada Kamis 1 Januari korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantul,” ungkap Rita.

Baca Juga  Gempa Bantul, Berikut Penjelasan BMKG

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di bagian mata kanan mendapat 10 jahitan. Sedangkan mata kiri mengalami lebam. Di bagian punggung korban mengalami luka memar akibat cambukan.

“Petugas sudah mendatangi TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Saat ini pelaku sedang diburu petugas,” pungkas Rita. *Tan