Hari Keempat, Pencarian Korban Tenggelam di Kali Opak Belum Membuahkan Hasil

120

HINGGA hari ke empat pencarian terhadap seorang pencari ikan yang tenggelam sejak Sabtu 28 Maret lalu di muara Kali Opak, Bantul, DIY belum membuahkan hasil.

“Pencarian hari keempat masih nihil. Pencarian akan diteruskan besok pagi,” ujar Humas SAR DIY Pipit Eriyanto, Selasa 31 Maret 2026.

Dikatakan Pipit, pencarian korban pada hari ini dibagi menjadi empat SRU. Masing-masing SRU mempunyai tugasnya masing-masing.

“SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan LCR dari LKP menuju ke arah utara dan ke arah barat sejauh ± 1 Km. SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP menuju ke arah barat dan ke arah timur sejauh ± 750 meter dan pemantauan di beberapa titik tepi pantai,” ungkapnya.

Baca Juga  Pengemudi Mobil Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan Ringroad Selatan

Sedang SRU 3, Menurut Pipit, melakukan penyisiran darat dari Pantai Samas menuju ke arah muara sungai Opak sejauh ± 500 meter dan dari pantai Samas menuju ke arah barat sejauh ± 500 meter.

“Sementara SRU 4 melakukan penyisiran udara menggunakan Drone Thermal di sekitar TKP dan pantai Samas dengan radius ± 750 meter,” ungkap Pipit.

Baca Juga  Penerima Supersemar Bangga Pak Harto jadi Pahlawan Nasional

Berdasarkan hasil briefing dan evaluasi pada pukul 17.00 WIB, Kata Pipit,  operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok hari Rabu, 1 April 2026 jam 07.00 WIB.

Sebelumnya, diketahui Yunanto (30) seorang pencari ikan warga Muneng, Kalurahan Tirtohargo, Kretek, Kabupaten Bantul tenggelam di muara kali Opak pada Sabtu 28 Maret 2026.

Baca Juga  Tanjakan Clongop Gunungkidul Makan korban

Pada Sabtu, 28 Maret sekira pukul 02.00 WIB korban berpamitan pada keluarganya untuk menjaring ikan di muara kali Opak. Namun, hingga pukul 12:00 WIB korban belum kunjung pulang kerumah.

Hingga saat ini keluarga bersama tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban. (Tan)