ARIS Margono (58) warga Padukuhan Kampung Lor RT 03/03, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, mengalami kerugian material hingga miliar rupiah, setelah Toko Pertanian miliknya di komplek Pasar Ngawen ludes dilalap api, Kamis (25/07) petang.
Selain bangunan toko, AL salah satu warga setempat mengatakan, 2 sepeda motor dan berbagai barang berharga milik korban ludes terbakar. Sehingga kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
“Kerugian material sekitar 1 M. Karena gudang buat menyimpan segala keperluan pertanian, dari obat – obatan hingga bibit pertanian,” ungkap AL.
Sementara itu, dikatakan AL, saat insiden terjadi yakni pada pukul 17.30 WIB toko dalam keadaan tutup, dan api baru dapat dipadamkan pada sekitar pukul 19.45 WIB setelah 6 unit pemadam kebakaran diterjunkan dibantu warga.
Diketahui sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di sebuah Toko Pertanian yang berada di Komplek Pasar Ngawen, Kalurahan Kampung Kabupaten Gunungkidul, Kamis (25/07) sore.
Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun, diketahui Toko milik Aris begitu panggilan akrabnya, yang berada di depan Pasar Ngawen, terbakar pada sekitar pukul 17.30 WIB.
AR salah satu saksi kejadian mengungkapkan, bahwa api dengan cepat membakar bangunan kios.
“Kios berisi bahan – bahan pertanian seperti pupuk dan lain – lain dengan cepat tersambar api,” ungkapnya.
Penyebab kebakaran, dikatakan AR, diduga disebabkan oleh konsleting listrik.
Pemadam kebakaran (Damkar) dibantu warga yang datang kelokasi kejadian berhasil memadamkan api kurang lebih 30 menit kemudian.
“Sebelum Damkar datang warga berusaha melokalisir api agar tidak merembet ke bagian bangunan lain,” ucapnya.
Penulis: Akbar Nhs
Editor: HRD








