Sabtu, Mei 23, 2026
Beranda REGIONAL DIY Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dosen UPN Veteran Yogya Dinonaktifkan

Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dosen UPN Veteran Yogya Dinonaktifkan

24

IGTV.VISION – UNIVERSITAS Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta menonaktifkan sejumlah dosen yang diduga terlibat kekerasan seksual.

Dikatakan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Hendro Widjanarko, bahwa langkah tersebut diambil karena semata – mata pihak kampus berkomitmen  memegang prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan seksual.

“Kampus sejak awal memegang prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan seksual,” ujar Hendro, Jumat (22/05/2026).

Baca Juga  Publik Figur Inisial SI Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Terhadap Pengusaha Muda Dimas Adi Prayudi

Sejak awal, lebih lanjut Hendro menegaskan, tidak memberikan toleransi dan tidak akan pernah mentoleransi pelecehan ataupun kekerasan seksual di UPN ‘Veteran’ Yogyakarta.

“Kalau memang nanti terbukti, tentu akan ada tindakan tegas sesuai komitmen tersebut,” ungkapnya.

Menurut Hendro, penonaktifan dilakukan agar proses pemeriksaan berjalan objektif dan para terduga pelaku dapat fokus menjalani proses hukum maupun pemeriksaan internal kampus.

Baca Juga  Jelang Lebaran, 22 Ribu Lebih Kendaraan Masuk DIY

“Selama proses ini berjalan, kami sudah menonaktifkan mereka sebagai dosen di kampus. Artinya tidak melakukan kegiatan tridharma, tidak mengajar, tidak membimbing skripsi, maupun pengabdian. Tujuannya agar proses pemeriksaan berjalan maksimal,” jelasnya.

UPN Veteran Yogyakarta juga terus berkoordinasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terkait berbagai laporan yang masuk.

“Dari hasil koordinasi tersebut, tercatat enam dosen masuk dalam proses pemeriksaan awal terkait dugaan pelecehan seksual,” ucapnya.

Baca Juga  Jokowi Hadir di Acara Ridwan Kamil Senin Malam

Selain itu, kampus juga menindaklanjuti dugaan pembiaran atau lambatnya penanganan di tingkat jurusan.

“Kami ada enam dosen yang diproses terkait indikasi pelecehan seksual. Ada juga satu dosen lain yang diduga melakukan pembiaran atau lambat memproses kasus di jurusan. Sekali lagi, UPN Veteran Yogyakarta tidak pernah dan tidak akan pernah mentoleransi pelecehan maupun kekerasan seksual,” pungkasnya. (Tan)