Kamis, Mei 21, 2026
Beranda REGIONAL DIY Remaja Keluar Malam Tanpa Kontrol, Berpotensi Terseret Menjadi Pelaku Kriminal

Remaja Keluar Malam Tanpa Kontrol, Berpotensi Terseret Menjadi Pelaku Kriminal

77

IGTV.VISION, Polres Bantul menggalakkan program khusus bertajuk ‘Gerakan Orang Tua Memanggil’ guna menekan angka kriminalitas jalanan yang melibatkan remaja. Melalui gerakan ini, para orang tua diimbau tegas untuk memastikan anak-anak mereka sudah berada di dalam rumah sebelum pukul 22.00 WIB.

Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengingatkan bahwa kelengahan orang tua bisa berdampak fatal bagi masa depan anak.

Menurutnya, pembiaran anak keluar malam tanpa kontrol yang jelas dapat membuka ruang bagi mereka untuk menjadi korban, atau justru terseret menjadi pelaku kriminalitas.

“Jangan sampai kelengahan orang tua menjadi bahaya bagi si anak, apalagi menjadi pelaku dari sebuah kejahatan. Intinya jangan sampai anak-anak kita menjadi korban atau bahkan pelaku kejahatan jalanan,” ujar AKBP Bayu Puji Hariyanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga  Polda DIY Gelar Sertijab Kapolres Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi Resmi Gantikan AKBP Ary Murtini

Bayu menjelaskan, ada berbagai ancaman nyata yang mengintai anak-anak remaja jika dibiarkan berkeliaran pada malam hari. Mulai dari aksi tawuran, balap liar, korban kejahatan jalanan (klitih), hingga terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Oleh karena itu, kata Bayu, para orang tua hendaknya memastikan keselamatan anak sebagai prioritas utama dan membangun komunikasi yang tegas namun penuh kasih di lingkungan keluarga.

“Anak harus selalu diawasi, didampingi, dan dilindungi. Kami mengusung slogan Keluarga Nyaman, Bantul Aman!” tuturnya.

Lebih lanjut, merinci Bayu, tiga poin imbauan akhir yang wajib diperhatikan oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua:

– Pastikan anak pulang ke rumah sebelum pukul 22.00 WIB.

– Pastikan dan ketahui dengan pasti keberadaan anak Anda.

– Awasi setiap aktivitasnya dengan penuh kasih.

Antisipasi Geng Pelajar

Baca Juga  Pemerintah Harus Waspadai Kenaikan Sembako dan Kebutuhan Pokok

Tak hanya menyasar lingkungan keluarga, Polres Bantul juga mengambil langkah preventif ke sektor pendidikan. Pihak kepolisian gencar melakukan pembinaan dan penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah di wilayah Bantul.

Selain itu, jajaran Polres Bantul rutin turun langsung bertindak sebagai pembina upacara pada hari Senin di berbagai sekolah. Langkah ini diambil untuk memberikan pengertian secara langsung kepada para siswa mengenai bahaya laten kejahatan jalanan beserta risiko hukum yang mengintai.

“Kami masuk ke sekolah-sekolah, termasuk menjadi pembina upacara, untuk mengedukasi para siswa. Kami berikan pemahaman agar mereka tidak ikut-ikutan masuk ke dalam geng sekolah yang mengarah pada kegiatan negatif,” tegas Bayu.

Patroli Skala Besar Diperketat

Langkah preemtif di tingkat keluarga dan sekolah ini juga diimbangi dengan tindakan tegas dari aparat kepolisian di lapangan. Polres Bantul berkomitmen memperketat ruang gerak pelaku kriminal dengan menggelar patroli skala besar pada malam hari.

Baca Juga  Samapta Polda DIY Bantu Renovasi Atap Rumah Warga

“Kami juga akan menggelar patroli skala besar pada malam hari untuk mencegah kejahatan jalanan. Khusus untuk setiap akhir pekan, kekuatan personel akan kami tambah saat patroli,” kata Bayu.

Fokus sasaran patroli malam ini meliputi tempat-tempat yang kerap dijadikan lokasi nongkrong para remaja, serta titik-titik rawan yang berdasarkan pemetaan sering terjadi tindak kejahatan jalanan.

Bayu menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum yang terukur dan bersikap represif terhadap siapapun yang mencoba mengusik ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Bantul.

“Kami akan menindak tegas bagi orang-orang atau kelompok yang melakukan kejahatan jalanan dan membuat Bantul tidak aman. Tidak ada toleransi bagi pelaku yang meresahkan warga,” pungkasnya. (Tan)