Kamis, Mei 28, 2026
Beranda REGIONAL DIY Polda DIY Selidiki dugaan Kasus Gangguan Ibadah di Gereja Misi Sejahtera

Polda DIY Selidiki dugaan Kasus Gangguan Ibadah di Gereja Misi Sejahtera

54

IGTV.VISION – KEPOLISIAN Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini tengah melakukan penyelidikan dan penanganan terkait dugaan gangguan kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Padukuhan Glugo, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Minggu (24/06/26) lalu.

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan mengatakan, proses penanganan perkara tersebut berjalan secara resmi berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/6/V/2026/SPKT.DITRESKRIMUM/POLDA D.I YOGYAKARTA, tanggal 25 Mei 2026.

Baca Juga  Relawan Prabowo-Gibran Tergabung ARPG Nusa Tenggara Barat, Gelar Silaturahim dan Konsolidasi 

Penyidik, kata Ihsan, saat ini sedang mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Perkara masih dalam tahap penyelidikan. Tim sedang mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari para saksi serta mendalami kronologi peristiwa secara utuh guna membuat terang peristiwa tersebut,” ujar Ihsan.

Jika dalam proses gelar perkara, lanjut Ihsan, ditemukan bukti permulaan yang cukup, status perkara akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Baca Juga  Pencarian Korban Terseret Ombak Pantai Parangtritis Belum Membuahkan Hasil

Polda DIY berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memercayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerah.

“Saat ini situasi di lokasi kondusif dan terkendali. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah di media sosial, dan percayakan penyelesaian masalah ini kepada aparat penegak hukum serta pemerintah daerah”, tegas Ihsan.

Baca Juga  BUPATI SUNARYANTA GAGAL MENYELAMATKAN LOBSTER?

Sebelumnya, sekelompok masa yang mengatasnamakan Front Jihad Islam (FJI)
mendatangi ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Padukuhan Glugo, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Minggu (24/05/2026) pagi.

Massa yang datang, menanyakan legalitas pendirian gereja kepada pengurus jemaat. (Tan)