Jumat, Juli 24, 2026
Beranda REGIONAL DIY Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Bantul Nekat Bakar Rumah Orang Tua

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Bantul Nekat Bakar Rumah Orang Tua

23

IGTV.VISION – MN (32) diduga sengaja membakar rumah orang tuanya di Dusun Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu  (22/07/2026) malam.

Aksi pria tersebut dipicu persoalan keluarga setelah pelaku meminta uang sebesar Rp 15 juta kepada orang tuanya untuk mengambil sepeda motor dan membayar angsuran.

“Permintaan itu belum dapat dipenuhi sehingga pelaku diduga melampiaskan emosinya dengan membakar salah satu kamar rumah menggunakan bahan bakar minyak jenis pertalite,” ujar Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, Kamis 23 Juli 2026.

Dalam upaya pemadaman, lanjut Rita, Bhabinkamtibmas Kalurahan Tamantirto, Bripka Agustinus Sulistiyono, mengalami luka bakar pada kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki, kemudian terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan perawatan.

“Peristiwa itu bermula ketika Polsek Kasihan menerima laporan kebakaran rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas piket fungsi langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Baca Juga  Dua Pemancing Hilang di Tebing Grendan Gunugkidul

Menurut Rita, peristiwa ini berawal dari adanya persoalan di dalam keluarga. Pelaku meminta uang kepada orang tuanya sebesar Rp15 juta untuk mengambil sepeda motor dan membayar angsuran.

“Orang tuanya sebenarnya sudah berusaha mencarikan dana, tetapi pelaku tidak sabar hingga akhirnya terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi pembakaran,” kata Rita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, menurut Rita, pelaku bahkan diduga telah merencanakan aksi tersebut sejak sehari sebelumnya. Namun, rencana itu urung dilakukan dan baru direalisasikan pada Rabu malam setelah situasi rumah kembali memanas.

“Dari keterangan para saksi, sejak sehari sebelumnya pelaku sudah memiliki niat membakar rumah menggunakan BBM jenis pertalite, tetapi saat itu tidak jadi dilakukan. Kemudian pada hari kejadian, sejak pagi pelaku kembali mengamuk sehingga situasi di rumah semakin tidak kondusif,” ujarnya.

Baca Juga  Usai Bareskrim Nyatakan Ijazah Jokowi Asli, Darmizal Minta Polres Jakpus Tindak Lanjuti Laporan Pemuda Patriot Nusantara

Rita menjelaskan, sekitar pukul 19.30 WIB sejumlah warga bersama perangkat wilayah dan Bhabinkamtibmas mendatangi rumah tersebut untuk meredakan situasi. Meski sempat dilakukan pendekatan secara persuasif, pelaku tetap tidak dapat dikendalikan.

“Pada sekitar pukul 20.30 WIB pelaku  menyiram salah satu kamar menggunakan pertalite dan membakarnya. Melihat api mulai membesar, Bhabinkamtibmas bersama warga langsung berupaya memadamkan kobaran api sehingga api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bagian rumah lainnya,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman itu, lanjut Rita, Bripka Agustinus Sulistiyono mengalami luka bakar pada kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki akibat kontak langsung dengan kobaran api.

“Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan penanganan medis. Berkat respons cepat warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sehingga kebakaran tidak meluas,” katanya.

Baca Juga  Polisi Amankan Puluhan Kendaraan Hasil Kejahatan, Warga Dapat Mengambilnya dengan Menunjukan Bukti Kepemilikan 

Sementara itu, pelaku MN (32) juga mengalami luka bakar pada bagian kaki bawah dan punggung. Setelah dievakuasi oleh warga, pelaku dibawa ke RS Bethesda untuk menjalani perawatan.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang di dalam kamar mengalami kerusakan, antara lain kasur, bantal, pakaian, jendela, serta kursi busa. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.

Rita menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga dan keluarga, pelaku diketahui memiliki riwayat permasalahan keluarga yang telah berlangsung cukup lama.

“Dari hasil pendalaman sementara, pelaku memang memiliki riwayat persoalan keluarga dan beberapa kali sudah diperingatkan oleh warga karena dinilai sering membuat keresahan di lingkungan sekitar. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Rita. (Tan)